Dudi : Mari Hilangkan Stigma Negatif Anak yang Keluar Dari LPKA.

Android News, BENGKULU- Sudah barang tentu hukum di Indonesia harus ditaati dan dilaksanakan dengan baik. Bukan hanya para orang dewasa saja, tak terkecuali anak-anak. Bagi mereka yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maka sudah menjadi konsekuensi mereka akan berhadapan dengan hukum, kemudian pada akhirnya mereka akan menanggung resiko atas perbuatannya tersebut.

Namun berbeda dengan orang dewasa, bagi mereka yang melanggar hukum mereka akan disebut dengan Narapidana karena melakukatindak pidana di masyarakatnya. Anak-anak yang tersandung masalah hukum akan diberikan istilah ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum), lalu kemudian mereka akan dikirim oleh pengadilan yang memutuskan perkara tersebut ke LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak), lalu kemudian LPKA berkewajiban membimbing dan membina mereka sebagaimana bakat dan minat yang mereka miliki.

Hal tersebut dikatakan Dudi Anggriyono Kasi Pembinaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bengkulu kepada Android News saat Dialog bersama Bang Ipin dalam acara Android TV Berdialog (15/4/2020) di Kantor LPKA Bengkulu. Saksikan video dialog selengkapnya di bawah ini.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *